Dampak Radiasi Ponsel Terhadap Kesehatan

March 29, 2008 at 2:25 am (Uncategorized)

Ponsel Mengubah DNA Manusia

 

 

 Kisah soal efek penggunaan ponsel terus berlanjut. Kali ini cerita pun bermula saat lembaga penelitian Reflex, yang berada di bawah koordinasi para peneliti Jerman, meneliti dampak radiasi ponsel pada hewan dan sel manusia di laboratorium.

 

Hasil penelitian menunjukkan adanya kerusakan DNA yang bertambah secara signifikan. Ini terjadi setelah sel dikenakan gelombang elektromagnet. Padahal sel yang terkena medan elektromagnet tidak semuanya mampu memperbaiki kerusakan DNA. Kerusakan tampak pula pada generasi sel berikutnya, sehingga sel yang melakukan mutasi berpotensi menyebabkan kanker. Hasil penelitian yang hingga kini belum diterbitkan secara resmi dalam jurnal ilmiah mana pun itu juga melaporkan adanya dampak berbahaya lain pada sel akibat ponsel.

Percobaan sendiri dilakukan dengan menggunakan Specific Absorption Rate (SAR) antara 0,3 dan 2 watt per kilogram. SAR adalah sebuah acuan yang digunakan untuk mengukur tingkat penyerapan tubuh terhadap emisi ponsel. Kebanyakan ponsel yang dilempar ke pasar memancarkan sinyal radio dengan tingkat SAR 0,5-1 watt per kg.

Hasil penelitian juga menduga, radiasi ponsel mempunyai beberapa dampak pada tubuh manusia, semisal memanasnya jaringan tubuh, terjadinya sakit kepala, dan perasaan muak. Meski begitu, hingga detik ini, belum ada satu pun hasil penelitian yang dapat memberi bukti bahwa radiasi ponsel memberi efek yang membahayakan secara permanen.

Franz Adlkofer, yang memimpin Reflex, mengatakan, hasil penelitian yang dilakukan timnya tidak bermaksud membuat orang-orang panik. “Tapi alangkah lebih baik jika mengambil tindakan pencegahan,” ucapnya.

Apalagi, dia melanjutkan, hasil kepastian penelitian masih membutuhkan waktu empat hingga lima tahun lagi. Artinya, para peneliti menyadari, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk menentukan dampak nyata dari ponsel terhadap kesehatan manusia. Sayangnya, tim peneliti tidak menganjurkan pendekatan apa pun untuk melakukan tindakan pencegahan.

Merujuk pada hasil penelitian, Dr Zenon Sienkiewicz, staf peneliti di Dewan Perlindungan Radiologi Nasional Inggris, mengatakan, tidak ada alasan bagi orang-orang untuk khawatir. “Itu adalah penelitian yang menarik, tapi kesimpulan penelitian tidak harus disikapi secara berlebihan,” ujarnya.

Apalagi, menurut Sienkiewicz, hasil penelitian yang dilakukan Reflax belum menunjukkan adanya perubahan biologi yang dapat menyebabkan penyakit. Meski penelitian bertujuan mencari dampak dari gelombang radio pada sel dan DNA, Sienkiewicz belum yakin bukti kerusakan DNA itu benar-benar ada.

Menurut Sienkiewicz, yang perlu digarisbawahi justru apakah penelitian lanjutan masih diperlukan. Sebab, dia melanjutkan, hal itu perlu dipertegas untuk menyingkap apakah ponsel memiliki efek yang dapat terukur terhadap kesehatan.

Kontan saja hasil penelitian menimbulkan bantahan di kalangan industri ponsel. Juru bicara Asosiasi Operator Ponsel mengatakan, hasil penelitian itu masih terlalu awal untuk disimpulkan, apalagi belum dipublikasikan atau ditinjau secara tajam.

Sebab itu, “tidak mungkin untuk menggambarkan kesimpulan hanya bersandar pada data awal”. Bahkan juru bicara itu dengan sedikit sinis menambahkan, para peneliti tampaknya tidak mengerti bahwa hasil penelitian itu semestinya ditinjau ulang oleh laboratorium independen.

Hal senada diutarakan pihak industri ponsel. “Tidak terdapat bukti ilmiah yang memberi dampak membahayakan dari radiasi elektromganet,” katanya. Apalagi pihak industri ponsel bersandar pada pernyataan pemerintah Inggris empat tahun lalu yang mengatakan, tidak terdapat bukti yang membahayakan terkait dengan penggunaan ponsel.

Sejauh ini sekitar 1,5 miliar penduduk dunia menggunakan ponsel setiap harinya. Rasanya, debat soal apakah ponsel cukup aman bagi kesehatan tidak akan pernah berakhir.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: